Saturday, January 5, 2013


I.       Judul penelitian
Efektifitas metode galperin terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII di MTs Negeri Batam T.P 2012-2013.’’

II.    Latar belakang pemilihan judul/permaslahan
Matematika merupakan kunci utama dari pengetahuan-pengetahuan lain yang dipelajari disekolah. Metode dan teknik dalam pembelajaran sangat menentukan berhasil tidaknya pencapaian tujuan .teknik pembelajaran yang efektif dan efisien diperlukan patokan yang bersumber dari beberapa faktor,yaitu: tujuan, situasi, dan guru.
Dalam pendidikan sekolah aktif berlaku metode pendidikan galperin. Menurut metode galperin proses belajar m engajar dapat digambarkan sebagai rangkaian empat tahap kegiatan yaitu: orientasi, latihan, umpan balik, dan lanjutan.( http://artikelkuliahonline.blogspot.com/2008/12/penerapan-metode-galperin-      pada-pokok.html)
      Dari uraian diatas, maka penulis tertarik mengadakan penelitian tentang pengaruh metode galperin dan pembelajaran tematik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII di SMP Negri 4 Batam T.P 2012-2013.

III. Rumusan Masalah Penelitian
                        Dari latar belakang pemilihan judul/masalah yang telah dikemukakan di atas, permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah:
1.      Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara efektifitas metode galperin terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013?

IV. Manfaat Penelitian
      Melalui penelitian ini manfaat yang ingin dicapai adalah:
1.      Memberikan sumbangan pemikiran bagi guru matematika tentang  efektifitas  metode galperin terhadap hasil belajar siswa.
2.      Memberikan motivasi terhadap siswa agar termotvasi untuk belajar matematika dan meningkatakan prestasinya serta mendorong siswa untuk membentuk kebiasaan belajar matematika yang lebih baik.
3.      Dapat menambah pengetahuan peneliti tentang efektifitas metode galperin terhadap hasil belajar siswa.



V.    Tinjauan/Kajian Pustaka
1.      Konsep Belajar
      Menurut Musfiqon(2012:2), Belajar merupakan aktifitas penting dalam kehidupan manusia dan setiap orang mengalami belajar dalam hidupnya. Pendewasaan pada diri seseorang tidak bisa sempurna tanpa belajar.
      Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada setiap orang sepanjang hidupnya, sejak dilahirkan hingga manusia mati. Proses belajar bisa dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah, yaitu masyarakat dan keluarga(Musfiqon, 2012:2).
2.      Tujuan Belajar
      Belajar dilakukan secara terencana, sehingga belajar pasti memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapai setelah prosees belajar terjadi. Tujuan belajar ini juga menjadi bahasa tersendiri bagi para pakar pendidikan sehingga menghasilkan beragam pandangan tentang tujuan belaja ( musfiqon,2012:7).
      Menurut (Peter Kline cit Musfiqon, 2012:7), Belajar akan  efektif jika dilakukan dalam suasana menyenangkan (fun and enjoy). Maka, Perlu diciptakan suasan dan system (kondisi) belajar yang kondusif, disamping faktor lain yang mempenngaruhi aadalah pengajar.
      Menurut (Rogers cit Musfiqon,2012:7), sangat menekankan pentingnya relasi komunikasi dalam proses pembelajaran,  yaitu:
1.      Untuk mendapatkan pengetahuan
2.      Untuk menanamka konsep dan pengetahuan, da
3.      Untuk membentuk sikap atau kepribadian.
3.      Metode galperin
      Salah satu jenis mengajar yang menekankan kepada keaktifan siswa yang terdiri atas empat tahap kegiatan yaitu:
1.      Orientasi : Pada setiap orientasi, guru mengemukakan isi dan struktur mata pelajaran, hubungan mata pelajaran yang dibahas dengan mata pelajaran lain dalam rangka kurikulum dan kegunaan mata pelajaran itu diinformasikan kepada siswa.
2.      Latihan : Pada tahap latihan, siswa ditugaskan membahas soal-soal atau melakukan praktikum agar siswa itu mengerti materi pelajaran yang diberikan dan mencapai tujuan pembelajaran ,latihan juga dapat dilakukakn secara berkelompok.
3.      Umpan balik : pada tahap umpan balik. Siswa mendiskusikan hasil latihan, diskusi berlangsung antar kelompok dan dipimpin oleh guru yang berperan sebagi moderator, hasil diskusi antar kelompok atau diskusi panel disimpulkan oleh guru.
4.      Lanjutan :  pada tahap lanjutan, siswa diberi kesempatan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dilakukan dan belajar dari kesalahan-kesalahan itu,ujian tidak diberikan sebelum siswa memperbaiki kesalahan-kesalahannya.
      Pada teori galperin semua jawaban ditampung dan dipertahankan,mana yang paling banyak mendekati kebenaran layak sehingga musyawarah yang demokratis dapat diambil kesimpulan. Adapun Kebaikan metode  galperin adalah:
Ø  Kebaikan dari metode galperin yaitu:
1.      Menyadarkan anak didik bahwa ada masalah yang dapat dipecahkan dengan berbagai jalan dan bukan satu jalan atau satu jawaban saja.
2.      Menyadarkan anak didik bahwa teori galperin, mereka saling menggunakan pendapat secara konstruktif/dapat diperoleh suatu keputusan yang lebih baik.
3.      Membiasakan anak didik suka mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya sendiri, membiasakan bersifat toleran.
4.      Menimbulkan kesanggupan pada anak didik untuk merumuskan pikirannya secara teratur dan dalam bentuk yang dapat diterima orang lain.
5.      Merangsang kreativitas anak didik dalam bentuk ide, gagasan, prakarsa, dan  terobosan baru dalam pemecahan  suatu masalah.
6.      Pertanyaan bbdapat menarik dan memusatkan perhatian  siswa, sekalipun ketika itu siswa sedang ribut, yanng mengantuk kembali tegar dan hilang kantuknya.
7.      Mengembangkan keberanian  dan keterampilan siswa dalam menjawab dan mengemukakan pendapat.
8.      Pembentukan kebiasaan yang dilakukan dan menambah ketepatan serta kecepatan pelaksanaan.
9.      Pembentuka kebiasaan-kebiasaan membuat gerakan-gerakan yang kompleks, rumit, menjadi lebih otomatis

            V.5      Hipotesis
Dalam penelitian, hipótesis diartikan sebagai jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian.(Sigiono,2011).
Hipótesis kerja/hipótesis alternatif (F1) yang penullis ajukan dalam penelitian ini adalah:
Ha1 :     Terdapat hubungan yang signifikan antara efektifitas metode galperin  terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.
H01 :     Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara efektifitas metode galperin terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.

4.      Metodologi Penelitian
1.      Metodologi penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian eksperimen dan bentuk hipótesis ini adalah hipótesis komparatif yaitu menguji parameter populasi yang berbentuk perbandingan. Metode galperin (X), terhadap hasil belajar matematika siswa (Y).
2.      Populasi dan sampel
Populasi adalah himpunan yang lengkap dari satuan-satuan atau individu-individu yang karakteristiknya ingin kita ketahui. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.
      Sampel adalah sebagian anggota populasi yang memberikan  keterangan /data yang diperlukan dalam penelitian. Sampel penelitian ini adalan siswa kelas VII A dan siswa kelas VII C MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.
3.      Instrumen penelitian
Instrumen dalam penelitian sosial adalah suatu alat yang digunakan untuk mengumpulkan  data dan informasi yang diinginkan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes.
1.      Dokumentasi 
            Dokumentasi berupa data tentang tingkat kecerdasan siswa angkatan 2012/2013 dan data nilai ujian sesmester ganjil siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.
2.      Tes
            Tes diberikan kepada siswa setiap akhir pelajaran guna untuk mengetahui hasil belajar siswa. Tes diambil ulangan harian pada akhir materi pelajaran matematika pada siswa kela VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.
4.      Tehnik pengumpulan data
Tehnik yang dugunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes.
1.      Dokumentasi
            Mengumpulkan data hasil belajar matematika pada semester ganjil  siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.


2.      Tes
            Tes yang diberikan kepada siswa berupa bentuk soal-soal ulangan yang diberikan setiap akhir materi pelajaran matematika pada siswa kelas VII MTs Negeri Batam T.P 2012/2013.
5.      Tehnik analisa data
Data yang terkumpul didalam penelitian merupakan data yang harus diolah secara teliti, cermat dan sistematis. Data yang diperoleh akan dianalisa dengan tehnik analisa deskriptif.
Jadwal pelaksanaan
·         Penyusunan instrumen penelitian : 2 minggu
·         Pengumpulaln data : 4 minggu
·         Análisis data : 2 minggu
·         Penyusunan laporan : 4 minggu






DAFTAR PUSTAKA
            Depdikbud.1998, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
            Musfiqon.2012. Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka    Publisher.
            Rusman.2011. Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionak Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono.2011. Statistik Untuk Penelitian. Banndung: Alfabeta.




No comments:

Post a Comment